- Ikhtisar
- Produk yang Direkomendasikan
Produk ini merupakan formulasi butiran yang mudah terdispersi dalam air (WDG) mengandung 64% mancozeb dan 4% metalaxyl-M, termasuk dalam kategori fungisida gabungan bersifat protektif dan sistemik. Mancozeb adalah fungisida kontak multi-situs yang menghambat oksidasi piruvat dalam metabolisme jamur melalui aksi ion logam, dengan enam situs aksi sehingga pengembangan resistansi menjadi sangat sulit. Metalaxyl-M adalah enantiomer R yang sangat aktif dari metalaxyl, yaitu fungisida sistemik yang menghambat sintesis RNA ribosom pada patogen oomycete. Kombinasi kedua bahan aktif ini memberikan perlindungan kontak di permukaan tanaman sekaligus aksi terapeutik sistemik di dalam jaringan tanaman.
Cocok untuk berbagai tanaman seperti kentang, tomat, mentimun, paprika, anggur, tembakau, ubi jalar, bayberry, dan Dendrobium officinale. Digunakan untuk mengendalikan berbagai penyakit oomycete, termasuk busuk akhir (late blight), embun tepung (downy mildew), busuk batang hitam (black shank), layu phytophthora (phytophthora blight), dan bercak cokelat (brown spot). Harap gunakan sesuai dosis yang direkomendasikan di area yang terdaftar dan disetujui.
Parameter
| Nama Produk | Mancozeb 64% + Metalaxyl-M 4% WDG |
| Bahan aktif | Mancozeb + Metalaxyl-M |
| Kandungan bahan aktif | 64% + 4% |
| FORMULASI | WDG, Butiran Terdispersi dalam Air |
| Kategori Produk | Fungisida |
| Nomor CAS Mancozeb | 2234-56-2 |
| Nomor CAS Metalaxyl-M | 70630-17-0 |
| Penggunaan Utama | Fungisida protektif dan sistemik spektrum luas dengan aktivitas kontak dan sistemik untuk pengendalian penyakit oomycete pada tanaman pertanian dan hortikultura |
| Hama dan Penyakit Sasaran | Penyakit utama: Busuk akhir (Phytophthora infestans), embun bulu (Plasmopara viticola, Pseudoperonospora cubensis), busuk hitam (Phytophthora nicotianae), busuk phytophthora (Phytophthora spp.), bercak cokelat (Mycosphaerella myricae), embun bulu litchi (Peronophythora litchii). Mancozeb berfungsi sebagai pelindung kontak multi-situs, sedangkan metalaxyl-M memberikan aksi terapeutik sistemik terhadap patogen oomycete, termasuk spesies Phytophthora, Plasmopara, Pseudoperonospora, Pythium, dan Peronophythora. |
| Jumlah pesanan minimum | 1000kg |
| Pengepakan curah | 25 kg, 10 kg, 5 kg |
| Pengemasan kecil | 1 kg, 500 g, 250 g, 200 g, 100 g, 50 g, 10 g (kantong), 10 kg/karton |
| Dukungan Dokumentasi | ICAMA, COA, MSDS, TDS, Spesifikasi Produk, Informasi Kemasan, dll. |
| Layanan Sampel | Gratis untuk 200 g |
| Tempat Asal | Tiongkok |
| Pemasok | Agrogreat |
| Layanan yang disesuaikan | botol, label, kantong, karton, logo Merek Disesuaikan |
Fungsi Utama
Mancozeb adalah fungisida protektif berpita luas dan multi-situs yang termasuk dalam kelas ditiokarbamat. Fungisida ini pertama kali dikembangkan oleh Rohm and Haas pada tahun 1961 dan telah digunakan secara global selama lebih dari 60 tahun. Mancozeb sendiri tidak bersifat fungisidal langsung; senyawa ini terdegradasi dalam air atau udara membentuk etilen bis-isotiosianat sulfida (EBIS), yang kemudian diubah menjadi etilen bis-isotiosianat (EBI) di bawah sinar ultraviolet—keduanya merupakan senyawa aktif fungisidal sebenarnya. Mancozeb bekerja melalui ion logam (Mn²⁺ dan Zn²⁺), menghambat oksidasi piruvat dalam proses metabolisme jamur, sehingga mengganggu produksi energi dan menyebabkan kematian jamur. Yang penting, proses penghambatan ini melibatkan enam situs aksi, sehingga sangat sulit bagi patogen untuk mengembangkan resistensi genetik. FRAC mengklasifikasikan mancozeb sebagai fungisida kontak multi-situs (kelompok M03). Mancozeb memiliki sifat adhesif kuat dan ketahanan terhadap hujan yang baik, memberikan perlindungan tahan lama pada permukaan yang telah dirawat. Ion mangan dan seng dalam mancozeb juga memberikan manfaat mikronutrien, meningkatkan vitalitas tanaman dan hasil panen. Mancozeb bersifat non-sistemik dan hanya bekerja melalui kontak dengan spora jamur serta tabung kecambahnya di permukaan tanaman, sehingga mencegah perkecambahan spora dan infeksi.
Metalaxyl-M, juga dikenal sebagai mefenoxam atau enansiomer R dari metalaxyl, adalah fungisida sistemik yang termasuk dalam kelas fenilamida (Kelompok FRAC 4). Metalaxyl-M merupakan isomer R yang sangat aktif dari metalaxyl, dengan aktivitas fungisida sekitar dua kali lipat dibandingkan campuran rasemat. Metalaxyl-M diserap secara cepat oleh daun, batang, dan akar tanaman, serta berpindah secara akropetal melalui xilem ke seluruh organ tanaman. Mekanisme utama kerjanya adalah penghambatan sintesis RNA ribosom pada patogen oomiset. Secara spesifik, metalaxyl-M menghambat aktivitas RNA polimerase I, sehingga menghalangi sintesis RNA ribosom (rRNA), yang penting bagi produksi protein dan pertumbuhan jamur. Hal ini mengganggu produksi protein jamur yang esensial, sehingga mencegah pertumbuhan miselium dan pembentukan spora. Metalaxyl-M memberikan aksi protektif sekaligus kuratif (terapeutik)—artinya, dapat membunuh jamur yang telah menembus jaringan tanaman. Senyawa ini sangat efektif terhadap patogen dalam ordo Peronosporales dan Pythiales, termasuk spesies Phytophthora, Plasmopara, Pseudoperonospora, Pythium, dan Peronophythora. Namun, karena metalaxyl-M bekerja pada satu situs target spesifik (RNA polimerase I), penggunaan tunggal yang berulang-ulang dapat menyebabkan resistensi berkembang secara cepat pada populasi patogen. Oleh sebab itu, metalaxyl-M harus selalu dikombinasikan dengan fungisida protektif multi-situs seperti mancozeb.
Kombinasi mankozeb dan metalaksil-M memberikan cara kerja yang saling melengkapi: mankozeb memberikan perlindungan kontak multi-situs di permukaan tanaman dengan risiko resistensi rendah, sedangkan metalaksil-M memberikan aktivitas terapeutik sistemik di dalam jaringan tanaman terhadap patogen oomycete. Pendekatan dua cara kerja ini secara efektif menunda perkembangan resistensi, mengurangi jumlah bahan aktif yang diperlukan, serta memberikan pengendalian penyakit baik secara preventif maupun kuratif. Formulasi WDG (water-dispersible granule) mudah terdispersi dalam air, mudah diukur dan dicampur, menghasilkan debu minimal, serta menawarkan stabilitas dan keamanan penyimpanan yang baik dibandingkan bubuk basah (wettable powders).
Manfaat utama
1. Dua cara kerja — protektif + kuratif: Menggabungkan aktivitas protektif kontak multi-situs mankozeb dengan aktivitas terapeutik sistemik metalaksil-M, sehingga memberikan perlindungan preventif di permukaan tanaman sekaligus aksi kuratif terhadap patogen yang telah menembus jaringan tanaman.
2. Pengendalian spektrum luas terhadap penyakit oomycete: Sangat efektif melawan berbagai patogen oomycete, termasuk spesies Phytophthora, Plasmopara, Pseudoperonospora, Pythium, dan Peronophythora, serta mengendalikan busuk akhir, embun tepung, busuk hitam, busuk Phytophthora, bercak cokelat, embun tepung litchi, dan penyakit merusak lainnya.
3. Rentang aplikasi yang luas: Cocok untuk kentang, tomat, mentimun, paprika, anggur, tembakau, ubi jalar, kesemek, Dendrobium officinale, litchi, serta banyak tanaman pertanian dan hortikultura lainnya.
4. Manajemen resistensi yang sangat baik: Mekanisme aksi mancozeb yang bekerja di enam lokasi dikombinasikan dengan aktivitas metalaxyl-M yang bekerja di satu lokasi menyediakan alat manajemen resistensi yang andal. Komponen multi-lokasi secara efektif menunda perkembangan resistensi terhadap komponen sistemik, sehingga kombinasi ini ideal untuk program Manajemen Resistensi Serangga (IRM) / Manajemen Resistensi Fungisida.
5. Penyerapan dan distribusi sistemik yang cepat: Metalaxyl-M diserap secara cepat oleh daun, batang, dan akar tanaman, serta berpindah ke seluruh bagian tanaman melalui xilem, sehingga melindungi pertumbuhan baru dan bagian tanaman yang sulit dijangkau.
6. Ketahanan terhadap hujan dan aktivitas sisa yang baik: Mancozeb memiliki sifat adhesi yang kuat, memberikan ketahanan terhadap hujan yang sangat baik serta perlindungan sisa yang tahan lama pada permukaan yang telah diperlakukan, sehingga mengurangi kebutuhan akan aplikasi ulang yang sering.
7. Manfaat mikronutrien: Ion mangan dan seng dalam mancozeb memberikan manfaat tambahan sebagai mikronutrien, mendukung ketegaran tanaman, sintesis klorofil, serta kesehatan dan hasil tanaman secara keseluruhan.
8. Formulasi butiran yang mudah terdispersi dalam air (WDG): Larut dengan cepat dalam air tanpa menimbulkan masalah debu seperti pada bubuk yang dapat dibasahi (wettable powders), mudah diukur dan dicampur, stabil, aman untuk penyimpanan, serta nyaman bagi pengguna. Cocok untuk aplikasi semprot daun konvensional.
9. Kompatibel dengan program Manajemen Hama Terpadu (IPM): Bila digunakan sesuai petunjuk, produk ini dapat diintegrasikan ke dalam program IPM dengan strategi rotasi dan pencampuran dalam tangki yang tepat untuk mengendalikan tekanan penyakit sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
● Tanaman yang sebenarnya dapat ditanami dan spektrum kendali yang berlaku harus sepenuhnya mematuhi ketentuan label terdaftar setempat.
●Petunjuk penggunaan sebenarnya, rentang pemotongan, penyakit, dosis aplikasi, dan kondisi penggunaan tunduk pada label.
●Jangan aplikasikan pada tanaman atau penyakit yang tidak tercantum dalam label lokal.
| Tanaman yang Dapat Diaplikasikan | Penyakit/Hama Sasaran |
| Kentang | Busuk akar lanjut (Phytophthora infestans) |
| Timun / Semangka | Bercak daun berbulu (Pseudoperonospora cubensis) |
| Lombok / Cabai | Busuk akar Phytophthora, bercak daun berbulu |
| Tomat | Busuk akhir, Busuk awal |
| Anggur | Bercak daun berbulu (Plasmopara viticola) |
| Tembakau | Busuk akar hitam (Phytophthora nicotianae) |